Instax Square 2 Hadir dengan Pilihan Mood Filter

Teknologi

Fujifilm memperkenalkan Instax Square 2, kamera instan yang memungkinkan pengguna memilih nuansa warna foto sebelum memotret. Fitur Mood Filters menyediakan pilihan Warm untuk hasil bernuansa keemasan dan Cool untuk tampilan yang lebih biru. Pengaturannya dilakukan melalui switch fisik di bagian depan kamera.

Pengguna juga dapat memotret tanpa filter untuk mendapatkan warna khas Instax. Dengan demikian, pengaturan suasana foto bisa dilakukan langsung di kamera, sebelum gambar diambil dan dicetak dalam format instan.

Warm dan Cool diakses lewat switch fisik

Mood Filters menjadi fitur baru yang paling menonjol pada Instax Square 2. Fujifilm menyediakan dua pilihan dengan karakter warna berbeda: Warm memberi kesan keemasan, sedangkan Cool menghadirkan nuansa biru. Pilihan tersebut dapat diubah melalui switch yang terpasang pada bodi depan.

Pengguna yang tidak ingin menambahkan nuansa warna dapat memilih untuk memotret tanpa filter. Opsi ini mempertahankan warna khas Instax, sehingga kamera menawarkan tiga kemungkinan tampilan sebelum tombol rana ditekan: Warm, Cool, atau tanpa filter.

Pengaturan langsung pada kamera membuat pemilihan efek menjadi bagian dari proses memotret, bukan sesuatu yang dilakukan setelah foto diambil. Fujifilm menyebut filter itu sebagai filter analog. Namun, informasi yang tersedia belum menjelaskan rincian teknis cara kerja Mood Filters maupun apakah efeknya dapat diatur pada tingkat tertentu.

Desain membulat dan fitur kamera yang dipertahankan

Dari sisi bentuk, Instax Square 2 tampil dengan desain yang lebih membulat dibandingkan pendahulunya, Instax Square 1. Fujifilm menyiapkan tiga pilihan warna bodi, yakni putih, biru, dan merah.

Sejumlah fitur dari generasi sebelumnya tetap tersedia. Kamera ini dibekali cermin selfie, mode close-up, pengaturan eksposur otomatis, serta flash bawaan. Perangkat tersebut menggunakan lensa setara 32 mm dengan aperture f/6.2 dan jarak fokus minimum 30 cm.

Kombinasi fitur itu mencakup beberapa kebutuhan pemotretan, dari foto jarak dekat hingga swafoto. Cermin selfie membantu pengguna melihat posisi wajah saat mengarahkan kamera, sementara mode close-up dan pengaturan eksposur otomatis tetap menjadi bagian dari perangkat. Detail lain mengenai perubahan sistem pemotretan tidak disebutkan dalam informasi peluncuran.

Baterai AA dan film Instax Square Soft Haze

Perubahan lain terdapat pada sumber daya. Instax Square 2 menggunakan empat baterai AA standar, menggantikan dua baterai CR2 yang digunakan pada model sebelumnya. Fujifilm mengklaim satu set baterai dapat digunakan untuk memotret sekitar 30 pak film.

Fujifilm juga memperkenalkan film instan Instax Square Soft Haze bersamaan dengan kamera tersebut. Film ini dirancang dengan saturasi dan kontras yang lebih rendah. Hasilnya, highlight tampak lembut, sedangkan bayangan memiliki nuansa hangat.

Karakter Soft Haze berbeda dari pilihan Mood Filters pada kamera. Mood Filters mengatur nuansa warna yang dipilih sebelum memotret, sementara Soft Haze merupakan jenis film dengan karakter hasil tertentu. Informasi peluncuran menyebutkan keduanya diperkenalkan pada waktu yang sama.

Jadwal penjualan dan harga Instax Square 2

Instax Square 2 dijadwalkan mulai dijual pada akhir Oktober 2026 dengan harga 120 dollar AS atau sekitar Rp 2 juta. Harga tersebut sudah termasuk strap dan baterai. Sementara itu, film Instax Square Soft Haze dibanderol 18,99 dollar AS atau sekitar Rp 320 ribu per pak.

Fujifilm belum memberikan informasi resmi mengenai harga maupun ketersediaan Instax Square 2 di Indonesia. Karena itu, jadwal penjualan akhir Oktober 2026 dan harga yang diumumkan belum dapat menjadi patokan untuk pasar dalam negeri.

Bagi calon pengguna, pilihan Mood Filters dan film Soft Haze memberi dua cara berbeda untuk menentukan tampilan foto instan. Kepastian harga lokal dan waktu masuk ke Indonesia masih perlu ditunggu dari pengumuman resmi berikutnya.