Garasi Harry Kane lebih banyak diisi SUV yang menunjang kebutuhan keluarga ketimbang mobil sport semata. Striker Bayern Munich dan Timnas Inggris itu tercatat pernah memakai sejumlah kendaraan premium, termasuk Range Rover, Jaguar F-Pace, dan Audi listrik. Satu nama lain, Bentley Continental GT Supersports, kini tak lagi dapat dipastikan masih menjadi miliknya.
Dalam laporan detikOto, Kane disebut meraih Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 61 gol dalam 51 penampilan bersama Bayern Munich pada musim 2025/2026. Prestasi tersebut ikut mengundang perhatian pada sisi lain kehidupannya, termasuk pilihan kendaraan yang tercatat dalam sejumlah laporan otomotif.
Namun, daftar itu perlu dibaca dengan membedakan mobil yang pernah dimiliki Kane dan kendaraan yang masih mungkin berada di garasinya. Nilai yang disebutkan pun merupakan taksiran, bukan bukti harga pembelian atau nilai transaksi mobil tersebut.
SUV menjadi pilihan untuk kebutuhan keluarga
Range Rover SV Autobiography menjadi salah satu kendaraan dengan taksiran nilai tertinggi dalam daftar yang dirujuk detikOto. Mengutip Autotrader pada Juni 2026, nilainya diperkirakan £84.750, atau sekitar Rp 2,01 miliar. Angka tersebut menggambarkan estimasi harga kendaraan, bukan jumlah yang dibayar Kane.
Kane juga pernah memiliki Range Rover versi standar sebelum beralih ke varian SV Autobiography, menurut pemberitaan The Financial Express pada 2024. Varian Vogue turut tercatat dalam daftar Autotrader. Nilai taksirannya mencapai £51.000, setara sekitar Rp 1,2 miliar.
Jaguar F-Pace melengkapi pilihan SUV-nya. Model asal Inggris itu memadukan tampilan sporty dengan ruang yang lebih sesuai untuk perjalanan bersama keluarga. The Financial Express menyebut desain dan kepraktisan F-Pace menjadi pertimbangan Kane, yang perlu membawa anak-anak serta anjingnya.
Untuk F-Pace tersebut, Autotrader memperkirakan nilainya sebesar £38.700, atau sekitar Rp 940 juta. Sejumlah angka ini memperlihatkan bahwa daftar kendaraan Kane tidak hanya bertumpu pada performa atau kemewahan. Kebutuhan ruang dan kenyamanan juga masuk dalam pertimbangan yang diberitakan.
Audi listrik datang melalui Bayern Munich
Di antara SUV bermesin konvensional, terdapat Audi Q8 e-tron, kendaraan listrik yang diperoleh Kane melalui kerja sama Audi dengan Bayern Munich. The Financial Express melaporkan bahwa ruang kabin dan kenyamanan bagi keluarga menjadi alasan Kane memilih model tersebut.
Spesifikasi yang dicantumkan media itu menyebut Q8 e-tron mampu menghasilkan tenaga hingga 402 bhp dan torsi 664 Nm. Autotrader menaksir nilai unit edisi klub yang dikaitkan dengan Kane sebesar £32.033, atau sekitar Rp 780 juta. Angka tersebut tetap berupa perkiraan, bukan konfirmasi nilai jual kendaraan miliknya.
Kehadiran Audi listrik memberi warna berbeda pada koleksi yang sebagian besar berisi SUV besar. Kendaraan itu juga memiliki konteks khusus karena keterkaitannya dengan klub yang dibela Kane. Informasi yang tersedia tidak menjelaskan kapan tepatnya ia menerima mobil tersebut atau berapa lama kendaraan itu digunakan.
Bentley berperforma tinggi sudah ditawarkan
Mobil paling bertenaga dalam daftar ini adalah Bentley Continental GT Supersports. The Financial Express pada Mei 2024 menyebut Kane menghadiahkan mobil tersebut kepada dirinya sendiri. Ia dikabarkan menginginkan mobil sport yang tetap menyediakan ruang cukup dan tidak terlalu rendah.
Bentley itu memakai mesin W12 twin-turbo berkapasitas 6.000 cc dengan tenaga sekitar 650 bhp. Akselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam diklaim berlangsung dalam 3,4 detik. Produksinya terbatas, yakni 710 unit pada periode 2020 hingga 2021.
Status Bentley tersebut berbeda dari kendaraan lain yang masuk daftar koleksi. Pada Maret 2025, Autotrader mengumumkan unit bekas milik Kane ditawarkan seharga £70.000. Informasi penjualan itu menjadi petunjuk bahwa mobil tersebut tidak lagi bisa dianggap sebagai bagian dari garasi terkininya.
Dengan demikian, gambaran koleksi Kane bergantung pada waktu pencatatan dan status kepemilikan masing-masing kendaraan. Angka taksiran dari Autotrader serta laporan kepemilikan terdahulu memberi gambaran mengenai mobil yang pernah dikaitkan dengannya, tetapi tidak memastikan seluruhnya masih ia gunakan sekarang.
