Kebijakan bebas visa China ikut mendorong perjalanan wisatawan mancanegara selama libur Golden Week. Data Administrasi Imigrasi Nasional China mencatat 505 ribu perjalanan masuk melalui skema tersebut, naik 9,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka itu tumbuh lebih cepat daripada total perjalanan masuk warga negara asing yang mencapai 682 ribu, dengan kenaikan 5,4 persen.
Golden Week berlangsung selama sepekan dan menjadi salah satu periode dengan mobilitas tinggi di China. Secara keseluruhan, negara itu mencatat 15,46 juta perjalanan penumpang lintas batas selama liburan. Rata-rata pergerakan mencapai 2,209 juta perjalanan per hari, atau meningkat 6,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data tersebut dikutip detikTravel dari CGTN pada Minggu (11/10/2026). Istilah perjalanan dalam angka-angka itu merujuk pada pergerakan lintas batas, bukan jumlah orang unik. Karena itu, catatan perjalanan masuk melalui kebijakan bebas visa menunjukkan besarnya penggunaan skema tersebut, tetapi tidak dengan sendirinya menggambarkan jumlah individu yang berkunjung.
Perjalanan bebas visa tumbuh lebih cepat
Perbedaan laju pertumbuhan menjadi salah satu sorotan dari data libur panjang tersebut. Perjalanan masuk melalui skema bebas visa naik 9,2 persen, sedangkan seluruh perjalanan masuk warga negara asing bertambah 5,4 persen. Selisih ini memperlihatkan bahwa jalur bebas visa berperan dalam meningkatnya kedatangan, meski data itu tidak merinci kontribusi setiap faktor terhadap pertumbuhan.
Secara jumlah, 505 ribu perjalanan melalui kebijakan bebas visa merupakan bagian dari 682 ribu perjalanan masuk warga asing yang tercatat selama periode itu. Sementara itu, angka 15,46 juta mencakup keseluruhan perjalanan penumpang lintas batas, sehingga skalanya jauh lebih luas. Pembedaan ini penting agar kenaikan perjalanan bebas visa tidak disalahartikan sebagai kenaikan seluruh mobilitas lintas batas.
Catatan tersebut juga menggambarkan pemulihan aktivitas pariwisata China. Kebijakan bebas visa disebut sebagai salah satu faktor yang memudahkan wisatawan asing berkunjung. Namun, angka yang tersedia belum menjelaskan negara asal pelancong, tujuan perjalanan, maupun berapa lama mereka tinggal di China.
Kota besar ramai, wisata budaya dan belanja ikut bergerak
Arus penumpang lintas batas selama Golden Week tercatat tinggi di sejumlah kota besar, termasuk Shanghai, Guangzhou, dan Chengdu. Kegiatan selama periode liburan tidak hanya mencakup kunjungan wisata. Wisata budaya dan belanja juga ikut meramaikan perjalanan, meski sumber data tidak menyebutkan jumlah pengunjung atau nilai transaksi dari kegiatan tersebut.
Ramainya pergerakan di kota-kota itu memperlihatkan bahwa perjalanan selama libur panjang melibatkan beragam aktivitas. Bagi wisatawan, kemudahan memasuki negara menjadi salah satu bagian dari pengalaman perjalanan. Bagi penyedia layanan, tingginya mobilitas juga berarti perlunya memastikan proses perjalanan dapat berjalan lancar di tengah bertambahnya arus penumpang.
Kelancaran perbatasan menjadi perhatian
China disebut terus memperbaiki layanan transportasi dan fasilitas di perbatasan untuk mempermudah perjalanan. Upaya tersebut ditujukan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis, dengan harapan proses melintas menjadi lebih efisien. Data pertumbuhan selama Golden Week memberi gambaran tentang meningkatnya penggunaan jalur masuk, tetapi belum menjelaskan secara terperinci dampak perbaikan layanan tersebut.
Ke depan, perkembangan arus wisatawan akan bergantung pada kemudahan perjalanan dan kesiapan layanan menghadapi mobilitas tinggi. Kebijakan bebas visa tampak menjadi salah satu pendorong yang relevan, seiring kenaikan perjalanan melalui skema itu yang melampaui pertumbuhan total kedatangan warga asing. Pemantauan data pada periode berikutnya akan membantu menunjukkan apakah tren tersebut berlanjut di luar masa liburan panjang.
