Alwi Farhan melaju ke babak kedua Yonex French Open 2026 setelah menundukkan Lin Chun Yi dari Chinese Taipei dalam pertarungan tiga gim, Rabu (21/10). Tunggal putra Indonesia itu menang 21-16, 13-21, 21-18 atas pemain peringkat ke-12 dunia tersebut.
Kemenangan itu diraih Alwi, yang kini berada di peringkat ke-10 dunia, setelah menghadapi tekanan hingga poin-poin akhir gim penentuan. Ia mengakui laga tersebut tidak mudah, terutama karena serangan Lin dan smash keras yang menyulitkannya mengatur permainan.
Alwi Farhan bertahan dalam laga ketat tiga gim
Alwi membuka pertandingan dengan merebut gim pertama 21-16. Namun, Lin membalas pada gim kedua. Alwi hanya mengumpulkan 13 poin, sementara pemain Chinese Taipei itu menang 21-13 dan memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.
Pada gim ketiga, persaingan kembali berlangsung ketat. Alwi akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 21-18. Hasil tersebut mengantarnya melewati babak pertama setelah harus mengerahkan tenaga dalam pertandingan yang berlangsung hingga tiga gim.
“Alhamdulillah bisa menang karena jujur pressure banget di poin-poin terakhir gim ketiga,” kata Alwi, dikutip dari tim Humas dan Media PP PBSI.
Ia menyebut upaya mengantisipasi serangan Lin menjadi salah satu tantangan utama. Menurut Alwi, lawannya tampil baik dan memiliki smash yang sangat kencang. Untuk meredamnya, ia berusaha membatasi bola atas yang dapat dimanfaatkan Lin untuk menyerang.
Serangan Lin Chun Yi jadi tantangan bagi Alwi
Alwi juga menyadari strategi tersebut menuntutnya bekerja lebih keras sepanjang pertandingan. Ia harus siap menjalani reli dan situasi permainan yang menguras tenaga, sembari menjaga agar Lin tidak leluasa melancarkan serangan dari bola-bola atas.
“Cukup susah mendapatkan cara untuk bisa mengantisipasi serangan dia, smash-nya sangat kencang dan dia bermain sangat baik tadi. Saya harus selalu membatasi bola atasnya dan memang harus siap lebih capek,” ujar Alwi.
Dalam gim ketiga, tekanan terasa semakin besar ketika pertandingan mendekati akhir. Alwi mengakui ada unsur keberuntungan dalam kemenangan itu, tetapi ia menilai hasil tersebut juga datang karena dirinya terus mencoba dan berjuang dalam berbagai kondisi.
“Saya merasa ada sedikit keberuntungan tapi itu juga didapat karena saya mencoba dan saya terus berjuang apapun kondisinya. Minggu baru, kesempatan baru jadi saya mau memaksimalkan lagi,” katanya.
Rekor pertemuan Alwi atas Lin menjadi 2-1
Kemenangan di Prancis membuat catatan pertemuan Alwi dan Lin berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan wakil Indonesia. Alwi juga telah memenangi dua pertemuan terakhir secara beruntun. Hasil ini menjadi bekal menuju babak berikutnya, meski lawan yang menanti kembali memiliki pengalaman dan peringkat yang cukup kuat.
Pada babak kedua, Kamis (22/10), Alwi dijadwalkan menghadapi Ng Ka Long Angus dari Hong Kong. Pemain senior tersebut saat ini berada di peringkat ke-27 dunia. Alwi dan Ng sudah empat kali bertemu, dengan rekor yang masih imbang 2-2.
Catatan pertemuan yang seimbang membuat laga berikutnya menjadi tantangan tersendiri bagi Alwi. Ia akan kembali berhadapan dengan pemain yang sudah dikenalnya, tetapi hasil pertemuan sebelumnya belum memberi keunggulan bagi salah satu pihak. Setelah melewati Lin dalam tiga gim, Alwi kini perlu menjaga kondisi dan fokus untuk melanjutkan langkahnya di turnamen.
French Open 2026 pun menjadi kesempatan baru bagi Alwi untuk menguji konsistensi di tengah persaingan tunggal putra. Kemenangan atas Lin memastikan ia masih punya ruang untuk melangkah lebih jauh, dengan ujian berikutnya sudah menanti di babak kedua.
