Vinicius Absen di El Clasico akibat Skors Empat Laga

Olahraga

Vinicius Junior dijatuhi skors empat pertandingan oleh Komite Disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) setelah menerima kartu merah dalam laga Real Madrid melawan Villarreal. Hukuman itu membuat penyerang Brasil tersebut dipastikan absen saat Madrid bertandang ke markas Barcelona pada 25 Oktober.

Insiden terjadi pada babak kedua ketika Madrid menang 1-0 atas Villarreal di Santiago Bernabeu. Vinicius diusir wasit Isidro Diaz setelah menjambak rambut Nathan Saliba. RFEF kemudian menjatuhkan hukuman larangan bermain untuk empat laga domestik Madrid.

Keputusan tersebut juga memicu keberatan dari pelatih Madrid, Jose Mourinho, yang mempertanyakan waktu pengumuman sanksi. Vinicius sendiri mengaku terkejut dan menyatakan aturan yang menjadi dasar hukuman itu tidak pernah dijelaskan kepadanya.

Alasan RFEF menjatuhkan skors empat laga

Dalam putusannya, RFEF membagi hukuman Vinicius menjadi dua bagian. Ia mendapat larangan bermain dua pertandingan karena dinilai bertindak kasar ketika tidak sedang berduel memperebutkan bola. Dua laga tambahan dijatuhkan karena sikap agresif saat memprotes ofisial.

Dengan demikian, Vinicius harus melewatkan empat pertandingan beruntun. Madrid dijadwalkan menjamu Sevilla di LaLiga pada 18 Oktober, sebelum bertandang ke Barcelona pada 25 Oktober. Setelah itu, Los Blancos akan menghadapi Racing Santander pada 1 November dan Valencia pada 7 November.

El Clasico menjadi laga yang paling disorot dalam daftar tersebut. Absennya Vinicius berarti Madrid tidak dapat menurunkan salah satu penyerangnya dalam pertandingan melawan Barcelona. Ia baru bisa kembali masuk skuad saat Madrid menjamu Celta Vigo di Santiago Bernabeu pada 22 November, setelah jeda internasional.

Hukuman itu berawal dari kartu merah dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tipis Madrid. Setelah menjambak rambut Saliba, Vinicius harus meninggalkan lapangan. RFEF menilai insiden tersebut tidak berdiri sendiri: perilakunya saat memprotes ofisial juga menjadi dasar tambahan bagi sanksi.

Vinicius kaget dan mempertanyakan aturan

Vinicius mengaku tidak memahami alasan hukuman tersebut diumumkan ketika ia tiba di stadion untuk laga tandang melawan AS Roma di Liga Champions. Ia mengatakan baru menerima pesan bahwa dirinya akan absen dalam empat pertandingan LaLiga.

“Saya kira itu datang di saat yang tidak tepat. Mereka punya sepanjang hari untuk mengumumkan hukuman dan begitu saya sampai di stadion, saya dapat pesan kalau saya akan absen di empat pertandingan LaLiga. Saya tidak paham kenapa,” ujar Vinicius, seperti dikutip AS.

Ia juga menyebut aturan yang menjadi dasar keputusan itu sebagai aturan baru yang tidak pernah dijelaskan kepadanya. Menurut Vinicius, pihak LaLiga atau organisasi wasit biasanya datang untuk menerangkan aturan baru kepada para pemain, tetapi ia mengaku tidak pernah mendapat penjelasan mengenai ketentuan tersebut.

Vinicius menegaskan bahwa dirinya tidak berniat melakukan kekerasan kepada pemain lain. Ia mengatakan selalu berusaha menjaga kepala tetap dingin, meski mengakui kartu merah itu tetap menjadi keputusan yang harus diterimanya. Pernyataan tersebut menjadi respons langsung terhadap sanksi yang membuatnya kehilangan empat laga penting bersama Madrid.

Mourinho soroti waktu pengumuman sanksi

Mourinho juga menyampaikan keberatan atas waktu pengumuman hukuman. Sanksi itu diumumkan sekitar dua jam sebelum pertandingan Madrid melawan AS Roma di Liga Champions. Ia mempertanyakan mengapa keputusan tersebut tidak disampaikan lebih awal atau setelah laga.

“Pertanyaan untuk komitenya adalah mengapa mereka merilis hukuman itu sekarang,” kata Mourinho, dikutip ESPN. Ia menilai komite bisa mengumumkannya pada pagi hari atau keesokan harinya, bukan menjelang pertandingan penting Madrid.

Meski pengumuman itu datang sebelum laga Eropa, Madrid tetap mampu meraih kemenangan. Mereka bangkit dan menang 4-3 atas AS Roma. Namun, hasil tersebut tidak mengubah konsekuensi bagi Vinicius di kompetisi domestik: ia tetap harus menjalani empat pertandingan larangan bermain.

Jadwal sanksi menempatkan El Clasico sebagai salah satu ujian yang akan dilewati Madrid tanpa Vinicius. Perhatian berikutnya tertuju pada upaya klub menjalani rangkaian laga tersebut sebelum sang penyerang kembali tersedia menghadapi Celta Vigo pada November.