KAI Siapkan Diskon Kursi Tambahan untuk Nataru 2026

Nasional

KAI merancang diskon 50 persen untuk penumpang yang ingin membeli kursi tambahan di sebelah tempat duduknya pada masa Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Program bernama Rame Deals itu ditujukan bagi pelanggan yang membutuhkan ruang lebih lega selama perjalanan, tetapi belum bisa dipesan karena mekanisme dan platformnya masih disiapkan.

Rencana tersebut disampaikan Direktur Komersial KAI Dendy Kurniawan di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026, seperti diberitakan SuaraGarut.ID dengan mengutip laporan Money. Jika berjalan sesuai rencana, calon penumpang dapat membeli kursi di sebelahnya dengan harga separuh tarif yang berlaku. Kursi itu tidak akan ditempati penumpang lain.

Skema ini terutama diarahkan untuk perjalanan yang berlangsung tiga hingga lima jam atau lebih. Bagi pelanggan yang ingin memiliki ruang duduk lebih lapang, pilihan tersebut memberi alternatif tanpa harus membeli tiket dengan tarif penuh untuk kursi kedua.

Rute dan penerapan masih diseleksi

Rame Deals tidak akan tersedia di semua kereta. KAI akan memilih relasi berdasarkan kebutuhan pelanggan dan kondisi keterisian penumpang. Kereta dengan tingkat okupansi tinggi tidak menjadi prioritas, sehingga ketersediaan kursi tambahan bergantung pada rute yang nantinya ditetapkan perusahaan.

Pembatasan itu menjadi bagian dari rancangan layanan, bukan sekadar urusan promosi harga. Kursi kosong perlu tersedia agar pembelian kursi tambahan tidak mengurangi jatah tempat duduk bagi penumpang lain. Karena itu, potongan 50 persen tidak otomatis berlaku untuk setiap jadwal atau perjalanan selama libur akhir tahun.

Menurut Dendy, KAI masih merampungkan platform yang akan digunakan. Perusahaan berharap layanan dapat mulai diterapkan ketika angkutan Natal dan Tahun Baru tiba. Namun, sampai platform tersebut selesai difinalisasi, belum ada kepastian mengenai kanal pemesanan maupun rincian relasi yang akan memperoleh fasilitas tersebut.

Nama pengguna kursi wajib didaftarkan

Rencana pemesanan akan dilakukan secara daring, mengikuti pola pembelian tiket kereta api. KAI juga mengharuskan calon pelanggan mencantumkan nama pengguna kursi tambahan sejak awal. Dengan begitu, kursi tersebut terhubung dengan orang yang sudah didaftarkan, bukan menjadi tiket kosong yang bisa dialihkan secara bebas.

Ketentuan nama itu disiapkan untuk mencegah penyalahgunaan, termasuk pembelian tiket dengan maksud menjualnya kembali. Dendy menjelaskan bahwa pemesan harus memastikan nama yang tercatat adalah orang yang akan menggunakan fasilitas Rame Deals. Aturan ini membuat pembelian kursi tambahan memiliki persyaratan tersendiri, meski prosesnya direncanakan berlangsung melalui sistem online.

“Nama-namanya memang harus didaftarkan dari awal dan harus nama-nama tersebut yang nanti bergerak di Rame Deals,” kata Dendy, seperti dikutip SuaraGarut.ID.

Calon pengguna masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai cara pemesanan, daftar perjalanan, serta kapan fitur tersebut dibuka. KAI belum merinci ketentuan lain di luar rencana pendaftaran nama dan penerapan pada relasi yang dipilih.

Bagian dari pengembangan layanan perjalanan

KAI menempatkan Rame Deals sebagai salah satu upaya menambah kenyamanan pelanggan dan mendorong penggunaan kereta api. Perusahaan juga mengembangkan pengalaman perjalanan melalui layanan kuliner dan program wisata berbasis kereta. Rincian mengenai layanan kuliner maupun paket wisata tersebut tidak dijabarkan dalam pengumuman program kursi tambahan.

Pada 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, perusahaan kembali mengampanyekan Ayo Naik Kereta. Kampanye itu menjadi bagian dari upaya KAI mengajak masyarakat memilih kereta untuk bepergian, termasuk untuk kegiatan akhir pekan. Rame Deals dirancang sebagai salah satu fitur yang menyertai pengembangan layanan tersebut.

Untuk masa Nataru 2026/2027, hal yang paling menentukan bagi calon penumpang adalah kelanjutan finalisasi sistem dan penetapan rute. Setelah dua hal itu diumumkan, pelanggan dapat mengetahui apakah perjalanan yang direncanakan menyediakan kursi tambahan dengan potongan harga tersebut.