PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk memperkenalkan Zyrex APEX, mini workstation berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395 yang dirancang untuk menjalankan komputasi kecerdasan buatan secara lokal. Dalam keterangan bertanggal 6 Oktober 2026, Zyrex menyebut perangkat ini sebagai AI mini workstation pertama dari merek Indonesia yang menggunakan prosesor tersebut.
APEX menyasar perusahaan, pengembang, dan profesional yang membutuhkan kemampuan AI dengan kapasitas memori besar, tetapi ingin mengelola data serta infrastruktur di lingkungan sendiri. Perangkat ini membawa unified memory 128 GB dan kemampuan komputasi AI gabungan hingga 126 TOPS.
Dengan konsep “Data-Center-Class AI Memory. Desktop-Sized.”, Zyrex menempatkan kapasitas untuk menangani model AI berukuran besar dalam perangkat berukuran ringkas. Perusahaan juga menekankan pendekatan private local AI: model, data, dan proses inferensi dapat dijalankan pada infrastruktur yang dikelola pengguna, bukan harus dikirim ke layanan berbasis cloud.
Zyrex APEX untuk menjalankan AI secara lokal
Unified memory pada APEX menggunakan LPDDR5X-8000 dan dapat dipakai bersama oleh CPU serta GPU. Bandwidth-nya mencapai 256 GB per detik. Menurut Zyrex, sebagian besar kapasitas memori tersebut dapat dialokasikan untuk GPU, dengan ruang GPU-accessible hingga 120 GB. Kapasitas yang tersedia dalam praktik dapat berubah mengikuti sistem operasi, perangkat lunak, dan pengaturan alokasi memori.
Konfigurasi ini ditujukan untuk memberi ruang bagi large language model (LLM) yang dijalankan langsung di perangkat. Zyrex menyebut APEX dirancang untuk menangani model kelas 7B hingga 32B parameter, serta model yang lebih besar hingga sekitar 120B parameter—termasuk GPT-OSS 120B—dengan konfigurasi quantization dan perangkat lunak inferensi yang sesuai. Kinerja aktual tetap bergantung pada arsitektur model, panjang context window, inference engine, sistem operasi, dan konfigurasi lainnya.
Pendekatan lokal juga membuka kemungkinan penggunaan AI yang memanfaatkan dokumen internal. Salah satu contohnya adalah private Retrieval-Augmented Generation (RAG), sistem yang menyusun respons berdasarkan basis pengetahuan organisasi. Dalam penerapan yang sepenuhnya lokal, dokumen perusahaan tidak perlu dikirim ke layanan AI publik, sehingga pengelola memiliki kendali lebih besar atas penyimpanan dan pemrosesan data.
Aliudin Sutedja, Chief Marketing Officer Zyrex, mengatakan perusahaan ingin membantu bisnis dan pengembang di Indonesia memanfaatkan AI lokal dengan kendali yang lebih besar atas keamanan dan pengelolaan data. Menurut dia, kapasitas unified memory yang besar dalam perangkat ringkas dapat menjadi fondasi untuk menjalankan model secara mandiri dan membangun solusi sesuai kebutuhan bisnis.
Prosesor 16-core dan grafis Radeon terintegrasi
Zyrex APEX menggunakan AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan 16 core dan 32 thread berbasis Zen 5, serta boost clock hingga 5,1 GHz. Prosesor ini dipadukan dengan grafis terintegrasi Radeon 8060S yang memiliki 40 compute units berbasis arsitektur RDNA 3.5. Zyrex menyatakan kombinasi CPU, GPU, dan NPU menghasilkan kemampuan komputasi AI hingga 126 TOPS, sementara NPU-nya memiliki kemampuan hingga 50 TOPS.
Angka TOPS, atau trillion operations per second, merupakan salah satu ukuran kemampuan pemrosesan komputasi AI. Penggunaan grafis terintegrasi berarti perangkat tidak memerlukan GPU diskret tambahan untuk menjalankan beban kerja yang ditujukan pada APEX, meski hasilnya bergantung pada jenis aplikasi dan konfigurasi yang dipakai.
Contoh kebutuhan yang disebut Zyrex mencakup asisten AI internal, pencarian dan analisis dokumen perusahaan, penyusunan dokumen, pengembangan perangkat lunak, serta coding. Perangkat ini juga mendukung Windows 11 dan Linux, sehingga organisasi dapat memilih sistem operasi dan software stack yang sesuai dengan implementasi mereka.
Konektivitas dan ekspansi penyimpanan
Dalam bodi berukuran sekitar 200 × 69,5 × 226 milimeter, APEX menyediakan SSD NVMe 1 TB dan tiga slot M.2 NVMe untuk ekspansi penyimpanan. Konektivitasnya mencakup USB4, HDMI, serta dua port Ethernet 10GbE. Perangkat juga mendukung penggunaan hingga empat layar.
Rancangan ringkas ini menggabungkan CPU, GPU, dan NPU dalam satu mini workstation, dengan tujuan mengurangi kebutuhan komponen tambahan. Bagi perusahaan yang mempertimbangkan pemrosesan AI di lingkungan sendiri, kapasitas memori, pilihan sistem operasi, dan kemampuan ekspansi menjadi bagian penting untuk dicocokkan dengan kebutuhan serta tata kelola TI mereka.
Zyrex APEX menambah pilihan perangkat bagi organisasi yang ingin menguji atau membangun layanan AI lokal, terutama ketika pengelolaan data menjadi pertimbangan. Namun, klaim performa dan kemampuan menjalankan model besar perlu dilihat bersama konfigurasi perangkat lunak dan beban kerja yang digunakan. Informasi harga dan ketersediaan tidak tercantum dalam keterangan peluncuran yang menjadi dasar artikel ini.
