Gemini Kini Bisa Jelajahi Google Maps di Ponsel

Uncategorized

Google menghadirkan integrasi Google Maps langsung di aplikasi Gemini untuk ponsel Android dan iOS. Lewat fitur peta interaktif itu, pengguna dapat melihat lokasi di sekitar, lalu meminta Gemini membantu mencari tempat tertentu—mulai dari restoran pizza hingga dealer otomotif terdekat.

Fitur berbasis lokasi ini menambah cara pengguna berinteraksi dengan asisten AI Google. Gemini tidak hanya menerima pertanyaan melalui percakapan, tetapi juga dapat menggunakan area yang sedang ditampilkan pada peta sebagai konteks untuk menjawab permintaan.

Peta interaktif hadir di aplikasi Gemini

Integrasi Google Maps dapat ditemukan pada menu berbentuk carousel di aplikasi Gemini. Letaknya berjejer dengan sejumlah alat pendukung lain, seperti Google Photos, Kamera, Avatar, File, Drive, dan Notebook. Setelah fitur peta dibuka, Gemini menampilkan peta interaktif yang mencakup posisi pengguna serta wilayah di sekitarnya.

Pengguna dapat memperbesar atau memperkecil tampilan peta untuk memeriksa area yang diinginkan. Cara ini memberi ruang bagi pengguna untuk menentukan sendiri wilayah yang menjadi fokus pencarian, alih-alih hanya menyampaikan permintaan secara umum lewat percakapan.

Salah satu tombol yang tersedia adalah “explore this area”. Saat digunakan, area yang sedang terlihat di layar dapat dibaca Gemini dan dimasukkan ke dalam konteks instruksi atau prompt. Dengan begitu, pertanyaan pengguna dapat merujuk langsung pada lokasi yang sedang dijelajahi.

Cari restoran atau dealer berdasarkan area

Fitur tersebut bisa dipakai untuk mengajukan pertanyaan spesifik tentang tempat di sekitar area pilihan. Pengguna, misalnya, dapat meminta rekomendasi restoran pizza terdekat atau mencari dealer otomotif yang berada di sekitar lokasi itu. Gemini juga dapat membantu menelusuri titik-titik penting secara lebih terarah.

Alur pencarian ini menggabungkan tampilan geografis dengan percakapan. Pengguna memilih area pada peta, kemudian meminta informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Informasi wilayah yang tampil menjadi bagian dari konteks pertanyaan, sehingga pencarian tidak hanya bergantung pada nama tempat yang diketik tanpa petunjuk lokasi.

Integrasi ini memperluas fungsi Gemini sebagai asisten yang dapat mengolah informasi spasial dari Google Maps secara real time. Dalam praktiknya, peta memberi gambaran visual mengenai wilayah, sementara percakapan memungkinkan pengguna menyampaikan jenis tempat atau titik yang ingin dicari dengan bahasa sehari-hari.

Google sebelumnya juga telah menyematkan teknologi Gemini ke aplikasi Maps untuk membantu panduan navigasi bagi pejalan kaki dan pesepeda. Integrasi terbaru bergerak melalui jalur berbeda: peta interaktif dibuka dari aplikasi Gemini, lalu menjadi landasan bagi pertanyaan pengguna mengenai area yang sedang dilihat.

Fitur masih terbatas untuk pengguna seluler

Meski tersedia untuk ponsel Android dan iOS, fitur peta interaktif tersebut belum didukung pada Gemini versi web. Artinya, pengguna yang mengakses layanan melalui peramban di komputer belum dapat memakai cara pencarian berbasis area seperti yang tersedia di aplikasi seluler.

Batasan platform ini penting diperhatikan oleh pengguna yang terbiasa berpindah antara ponsel dan komputer. Untuk menggunakan peta interaktif, mereka perlu membuka aplikasi Gemini di perangkat seluler. Informasi mengenai ketersediaan fitur pada versi web belum disertakan dalam laporan tersebut.

Dalam laporan GenPI.co yang mengutip Antara pada Sabtu (24/10), pembaruan ini disebut sebagai bagian dari penguatan ekosistem kecerdasan buatan Google. Namun, rincian lain seperti jadwal perluasan dukungan ke desktop tidak disebutkan.

Dengan peta yang bisa dijelajahi langsung dari Gemini, pencarian tempat kini dapat dimulai dari wilayah yang terlihat dan dilanjutkan lewat pertanyaan yang lebih spesifik. Pengguna seluler dapat mencoba fitur ini untuk menelusuri kebutuhan di sekitar area pilihan, sementara dukungan pada versi web masih menjadi hal yang dinantikan.